
Selain empat perilaku yang harus dicermati dalam bersosial media atau mengakses internet seperti ditulis dalam artikel sebelumnya, berikut ada beberapa tips agar pengguna internet khususnya orang tua dapat menjadi warganet yang cerdas, tangguh, cermat, bijak dan berani.
Tips pertama dalam agar menjadi warganet yang cerdas; jadilah pengguna internet yang positif seperti di kehidupan nyata. Karena, sekali saja kamu memposting sesuatu di internet seperti foto, komentar, atau pesan, jejak digitalmu akan ada di internet selamanya.
Selanjutnya pikirkan sebelum memposting. Penting untuk tahu kapan waktunya berhenti memposting. Misalnya, untuk tidak memberi reaksi terhadap postingan, foto, atau komentar seseorang, atau tidak membagikan hal yang tidak benar.
Tips yang ketiga, lindungi rahasiamu dimana jangan membagikan alamat, email, nomor telepon, sandi, nama pengguna (username), atau dokumen sekolahmu kepada orang asing.
Selanjutnya, jangan berasumsi bahwa pengguna lain di internet memiliki pemikiran yang sama dengan kita. Ketika orang lain melihat informasi yang sama dengan kita, mereka bisa saja memiliki pengertian yang berbeda.
Terakhir, penting untuk selalu menghormati pilihan privasi orang lain, meskipun mungkin kita tidak setuju dengan pilihan tersebut. Situasi yang berbeda memerlukan respons yang berbeda secara online dan offline.
Langkah pertama buatlah sandi yang kuat. Pilih minimal 8 karakter menggunakan kombinasi huruf (huruf besar dan kecil), angka, dan simbol. Lalu kemudian ganti sandi di akun lain yang kamu punya. Usahakan gunakan sandi yang berbeda untuk setiap akun penting yang kamu punya. Jangan gunakan sandi yang mudah ditebak, seperti nama panggilan, nama sekolah, tim bola basket favorit, serangkaian angka (seperti 123456), dan lain-lain.
Selain itu jangan gunakan informasi pribadi seperti nama, alamat, email, nomor telepon, nomor kartu identitas, nama gadis ibu kandung, tanggal lahir, dan lain lain, atau kata-kata yang umum di dalam sandi kamu. Lalu segera ubah sandi kalau kamu tahu atau yakin bahwa sandi itu sudah diketahui orang lain, selain orang dewasa yang kamu percayai.
Dalam bersosial media kita harus dituntut untuk cermat. Caranya adalah pertama, periksa kembali kredibilitas situs, lalu gunakan situs yang aman atau yang umum digunakan. Jangan mudah tertipu scam seperti ada email yang menawarkan sesuatu yang menggiurkan tapi tidak masuk akal.
Langkah pertama agar bisa menjadi bijak sebagai warganet; ikuti aturan utamanya. Perlakukan orang lain sebagaimana kamu ingin diperlakukan, baik di internet maupun dalam kehidupan nyata. Misalnya, laporkan jika terjadi pelecehan. beri tahu seseorang yang dapat membantumu, seperti orang tua, guru, atau guru BP.
Dalam bersosial media uga bisa menjadi penolong lho. Dimana berani melawan perilaku buruk dan membela kebaikan dan hal positif. Misalnya, Laporkan jika ada pelecehan. Beri tahu seseorang yang dapat membantumu jika terdapat kejadian seperti itu kepada orang tua, guru, atau guru BP.
Kemudian dapat juga melakukan hal-hal sederhana untuk mengubah interaksi negatif menjadi interaksi positif. Ambil keputusan yang tepat saat memilih hal yang akan dikatakan dan cara menyampaikannya.
Menjadi warganet juga harus berani. Misalnya saja jika menemukan hal yang membuat merasa tidak nyaman, laporkan. Beranikan dirimu dan hubungi seseorang yang kamu percaya dan dapat membantumu, seperti guru, kepala sekolah, atau orang tua.
Langkah berikutnya meminta bantuan saat kamu tidak yakin apa yang harus dilakukan adalah tindakan yang berani. Jika tindakan ini dapat membantumu atau orang lain untuk mengatasi suatu hal yang menyakitkan atau bahkan mencegah bahaya terjadi, hal tersebut adalah tindakan yang cerdas dan berani.
Melaporkan konten dapat membantu orang-orang yang terlibat, lingkungannya, dan platform itu sendiri, jika kita menggunakan alat untuk memblokir dan/atau melapor yang tersedia di situs atau aplikasi. Maka jangan takut untuk melapor. Sebelum memblokir atau melaporkan konten yang tidak pantas, sebaiknya ambil screenshot sehingga kamu bisa menggunakannya sebagai bukti.
Terakhir, jika kamu menerima pesan atau komentar menyeramkan dari orang asing, tunjukkan pesan itu kepada orang dewasa yang kamu percayai, lalu blokir dan laporkan orang tersebut. (*)