Jakarta—Aplikasi Rapor Elektronik (eRapor) jenjang Sekolah Dasar (SD) mendapat respons positif dari para guru SD. Mereka merasa aplikasi tersebut memudahkan pekerjaan mereka. Salah satunya Bintang Adhi Permana, guru SD Negeri Lubang Buaya 01 Jakarta Timur. Ia mengatakan bahwa aplikasi eRapor secara signifikan memudahkan pekerjaannya dalam mengolah nilai dan menulis deskripsi capaian belajar siswa.
“Dulu kami harus bolak-balik antara buku nilai, Excel, dan rapor manual, yang kadang bikin stres. Sekarang dengan eRapor, semua bisa diinput dalam satu sistem, lengkap dengan panduan. Jadi, waktu yang biasanya habis untuk melakukan penilaian secara manual, dapat kami alihkan untuk persiapan pembelajaran,” tutur Bintang, Senin (23/2/2026).
Hal senada disampaikan I Wayan Yogi Sanjaya, guru SDN 07 Pedungan Denpasar, Bali. Ia menilai aplikasi ini sebagai terobosan yang sangat membantu guru di lapangan.
“eRapor membuat pekerjaan kami lebih efisien. Data siswa langsung tersimpan, bisa dilihat kapan saja, dan tidak perlu takut hilang atau rusak,” ujarnya.
Selain memberikan kemudahan dalam pengisian nilai, eRapor juga memuat berbagai fitur analisis yang dapat digunakan oleh guru dan kepala sekolah untuk mengevaluasi pembelajaran. Data yang terkumpul dapat menjadi dasar dalam pengambilan keputusan, baik untuk perbaikan metode mengajar maupun untuk pelaporan kepada dinas pendidikan.
Direktorat SD mulai mengenalkan eRapor sejak 23 November 2025 kepada seluruh dinas pendidikan kabupaten/kota dan SD di Indonesia. Sebelum itu, Direktorat SD telah menguji coba aplikasi eRapor di lebih dari 500 SD di Indonesia, baik negeri maupun swasta. Sekolah-sekolah tersebut dipilih berdasarkan kesiapan infrastruktur teknologi informasi serta komitmen untuk mengadopsi sistem digital dalam proses pembelajaran dan evaluasi.
Direktur SD Moch. Salim Somad menyatakan bahwa implementasi eRapor ini diharapkan menjadi tonggak penting dalam digitalisasi pendidikan. “eRapor bukan hanya tentang memindahkan rapor ke format digital, tetapi juga soal membangun sistem yang akuntabel, transparan, dan mudah diakses oleh semua pihak yang berkepentingan, termasuk guru, siswa, dan orang tua,” ujarnya. Panduan dan aplikasi e-rapor 2025 bisa Anda unduh di sini.*
Penulis : Yohan Rubiantoro
Editor : Amalia Khairati, Billy Antoro